Rabu, 12 September 2012

How Much Cosmetics Do We Need?

Kalau melihat berbagai iklan di media masa, rasanya setiap saat selalu muncul lini kosmetik baru. Mulai dari spring, summer, autumn, winter, sampai ke tematik. Teman-teman di forum pun sepertinya selalu mendorong kita untuk mencoba kosmetik atau skincare terbaru.
Pernahkah kita berpikir atau merenung, seberapa banyak kosmetik yang dibutuhkan? Perlukah kita membeli kosmetik baru bila ada seri baru dari tiap brand keluar? Kalau iya, mau dikemanakan kosmetik yang lama? Dibuang? Diberikan pada teman sepertinya lebih bijak. Dengan catatan teman kita tidak alergi terhadap kosmetik tersebut.

Menurut saya, sebelum membeli apapun, pikirkan manfaatnya bagi kita dan seberapa lama kita akan memanfaatkan barang tersebut. Untuk kosmetik dan obat, pasti ada masa kadaluarsanya. Busana dan buku bisa digunakan sampai puluhan tahun asal terawat baik.
Untuk kosmetik, selain masa kadaluarsa, perlu juga diperhatikan apakah kulit kita sesuai dengan bahan campuran kosmetik tersebut. Jangan sampai kosmetik terbuang percuma karena salah satu ingredientsnya membuat alergi. Lebih baik pilih kosmetik-kosmetik yang menimbulkan kesan natural. Kita bisa memakainya hampir setiap saat tanpa timbul kesan menor.
Dalam jangka waktu 3 bulan, pilih satu lini kosmetik yang sesuai dengan musim dan bisa dipakai tiap hari agar tidak mubazir. Contoh: saya berkulit sawo matang dan sekarang musim panas. Maka saya akan memakai alas bedak beige, bedak tabur dengan tabir surya, lipstik oranye atau ungu muda, eyeshadow kuning, hijau,dan oranye. Untuk pemakaian sehari-hari saya hanya memakai kombinasi 7 item itu saja.
Memang diperlukan kesabaran dan pengendalian diri yang luar biasa untuk melawan godaan belanja. Lebih baik menahan diri sekarang daripada membuang-buang uang untuk hal-hal yang belum tentu kita butuhkan.

1 komentar: