Selasa, 11 Februari 2014

Perbandingan Mobile Trading 3 Sekuritas

 Seorang investor atau trader sebaiknya bisa tahu pergerakan bursa kapan pun dan dimana pun. Bagaimana kalau sifat pekerjaan tidak memungkinkan investor memantau lewat laptop atau desktop? Aplikasi mobile trading jawabannya
Sekarang ini hampir semua sekuritas merilis aplikasi mobile trading. Kebanyakan mereka merilis versi android dan iPhone. Sekuritas yang punya banyak nasabah ritel bisa merilis sampai 6 platform sekaligus. Dengan aplikasi mobile trading, investor bisa tahu nilai IHSG, harga saham-saham incaran, nilai investasi terkini, pergerakan bursa real time, berita, dan lain-lain.
Aplikasi mobile trading yang dipasang di smartphone biasanya hanya membutuhkan bandwidth kecil, jauh lebih kecil daripada aplikasi Facebook atau Path. Investor tidak perlu takut pergerakan bursa real time akan menyedot paket data.
 Ada 3 aplikasi mobile trading yang sudah saya coba, yaitu HOTS keluaran Daewoo Securities (dulu eTrading) dan Simas Mobile keluaran Sinarmas Sekuritas yang bisa diunduh di Apple App Store atau Google Play Market, dan D’one dari Danareksa yang hanya bisa diunduh di situs resminya (karena Danareksa tidak bersedia membayar iuran keanggotaan AppStore dan Google Play). Tidak ada biaya pemakaian untuk menggunakan HOTS dan Simas Mobile. Biaya pemakaian D’one sudah termasuk iuran wajib 33ribu/bulan bagi nasabah Danareksa.
Dari gambar-gambar di link ini, bisa dilihat bahwa HOTS paling lengkap dalam memberi informasi dan layanan. Selama bertahun-tahun memakai HOTS, aplikasi ini adalah yang paling stabil dan paling ramah sinyal. Sinyal GSM/CDMA paling lemah sekalipun bisa dipakai mengaktifkannya.
Simas Mobile cukup bagus. Walau menunya tidak selengkap HOTS, tapi cukup informatif dalam memberi informasi dasar yang dibutuhkan investor. Ia juga tidak boros data. Kelemahannya, kalau sinyal lemah bisa tiba-tiba hang.
Aplikasi D’one adalah yang paling sedikit menunya dan paling rakus sinyal. Butuh sinyal super kuat untuk mengaktifkannya, dan hanya bisa log in saat jam bursa. Pergerakan bursanya lag 2 menit. Sering tiba-tiba log-out. Keunggulannya hanya pada kemampuan bertransaksi reksadana dan obligasi. Hanya sesuai di daerah perkotaan yang sinyalnya cepat.
Investor pemula disarankan memilih Simas Mobile. Pertama ada versi trial yang disediakan bagi orang yang betul-betul awam. Kedua menunya sederhana tapi tepat guna. Ketiga kantor cabangnya tersebar di banyak kota kecil dan sehingga memudahkan investor pemula yang butuh panduan personal.
HOTS lebih sesuai bagi investor berpengalaman atau trader aktif yang butuh informasi cepat dan mendalam tentang pasar modal. Kantor cabang Daewoo hanya tersedia di kota-kota besar, tapi customer servicenya aktif menghubungi investor yang kesulitan dan cepat tanggap memecahkan masalah atau pertanyaa.

Sampai saat ini saya masih memakai HOTS dan Simas Mobile, walaupun lebih sering bertransaksi dengan HOTS. D’one sudah tidak terpakai sejak sistemnya sering hang.

0 komentar: