Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label puasa

Menjaga Kesehatan Kulit dan Tubuh kala Puasa

images by David Lebovitz Besok,entah tanggal 9 atau 10 Juli,kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Bulan penuh berkah. Di bulan ini kita kaum muslim di Indonesia diwajibkan berpuasa 14 jam lebih sedikit. Berpuasa saat musim dingin di bulan Juli-Agustus ada tantangan tersendiri. Kalau di musim hujan kita dihadapkan pada udara panas-lembab ( sumuk ) yang membuat kita mengeluarkan keringat berlebih atau kombinasi perubahan kelembaban (pagi hujan lembab,siang angin kering) di musim pancaroba, maka kita akan dihadapkan pada kondisi dingin-kering di pertengahan tahun ini. Orang Jawa bilang musim mbedhidhing . Cuaca ini menguras kelembaban dari tubuh tanpa kita sadari. Tanda-tandanya : lapisan kulit telapak kaki dan bibir mengering dan mengelupas, kulit tangan dan kaki mengering dan bersisik, serta seringnya kita bersin-bersin karena debu yang beterbangan.

Pemborosan saat Puasa

Menurut Al-Quran dan Hadits, bulan Puasa (Ramadhan) adalah saat kita membatasi hawa nafsu, termasuk nafsu makan, minum, bergosip (ghibah), marah, biologis,dll. In English, we called it limited suffer. Harapannya kita lebih bersimpati terhadap saudara-saudara sesama manusia yang kurang mampu dan mampu membantu mereka dengan berzakat.

Arus Mudik dan Arus Balik

   Tidak seperti pemudik biasa yang pulang ke kampung halaman 2-3 hari sebelum Idul Fitri, saya dan keluarga baru pulang kampung pada hari ke2 lebaran. Karena kedua orang tua saya harus "sungkem" terlebih dahulu ke atasan mereka. Untung Idul Fitri jatuh pada hari jumat, jadi bisa memperpendek waktu "sungkem" dengan alasan harus shalat jumat :D. Tetapi kalau mau berangkat mudik sesudah shalat jumat juga serba salah karena waktunya nanggung dan menurut berita di radio dan televisi hari itu jalanan sudah ramai sekali karena banyak yang pergi berwisata sesudah silaturahmi. Jadi kami putuskan untuk berangkat jumat pagi sesudah subuh dimana jalan belum terlalu ramai. 

End of Ramadhan

   Tidak terasa tinggal satu hari yang harus dilalui untuk menggenapi ibadah puasa wajib di Bulan Ramadhan. Tadi malam sudah melaksanakan ibadah shalat taraweh terakhir di masjid. Tadi pagi juga sudah sahur terakhir. Agak sedih juga bulan Ramadhan berakhir. Padahal badan sudah terbiasa dengan kondisi sedikit sedikit makan dan sedikit minum. Stamina mulai terbangun walau asupan energi sedikit. Tapi saya tidak bersedih karena masih ada puasa sunah di bulan Syawal dan kewajiban membayar hutang puasa. Sebagai seorang wanita normal, puasa wajib memang nyaris tidak pernah penuh karena pasti ada saatnya kita haid dan harus rela tidak puasa dan beribadah. 

Afternoon Time at Ramadhan

   Saat yang paling memberatkan di bulan puasa selain bangun untuk sahur adalah melewati siang hari yang panas. Bukan masalah makanannya, tapi airnya. Di waktu siang yang terik, panas, dan tidak ada angin, keringat lebih mudah menetes dan membuat kita dehidrasi. Kalau sudah bercucuran keringat begitu pengen banget rasanya minum es teh atau air dingin berliter-liter. Hal itu tentunya tidak bisa dilakukan di saat Ramadhan. Makanya godaan untuk minum di siang hari sangat besar. Waktu yang paling berat dilalui adalah antara pukul 11.00 sampai 15.00, ketika matahari bersinar dengan garangnya. 

Ramadhan

     Marhaban ya Ramadhan. Sejak pertengahan Agustus, tepatnya 12 Agustus 2010 kita mulai menyambut datangnya bulan suci bagi umat Muslim. This is the Month of Festivities, right?? Di bulan ini kita diwajibkan menahan rasa lapar, haus, dan segala hawa nafsu from dawn til dusk . Tujuannya agar kita dapat merasakan penderitaan saudara-saudara kita yang kekurangan dan menahan hawa nafsu berguna melatih kita mengendalikan diri dan berpikir masak-masak sebelum bertinda.  Kita juga bisa menggali pahala dan rahmat sebanyak mungkin di bulan suci ini dengan berdoa, berzikir, bekerja, beramal, dan segala perbuatan baik lainnya.