Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label fresh graduate

Creative Writing by AS Laksana

          Sebagai seorang penulis blog amatir yang hanya menulis review buku dan terkadang curhat isu terkini, saya terkadang bingung apa yang harus ditulis di kala tidak ada buku yang menarik diulas atau isu yang menarik dibahas. Ingin menulis cerpen tapi tidak tahu apa yang harus ditulis dan bagaimana merangkai cerita. Untunglah ada buku Creative Writing dari AS Laksana. Pak Laksana yang juga pendiri dan pengajar di Sekolah Menulis Jakarta School ini adalah seorang penulis kawakan yang sudah menelurkan puluhan karya cerpen dan novel di ranah sastra Indonesia. Beberapa penulis novel atau skenario film merujuk Laksana sebagai pengajar yang efektif dan mumpuni. Sekolah menulisnya yang terletak di Jakarta jelas tidak mampu menjangkau semua orang yang ingin belajar. Untuk itulah ia memilih menerbitkan Creative Writing ini.

Jurusan (Kuliah) Bergaji Tinggi

Setiap tahun Tempo menerbitkan buku panduan jurusan-jurusan kuliah di Universitas Negeri dan Swasta. Tiap tahun ajaran baru siswa-siswa SMU dan sederajat dicekoki passing grade, jurusan favorit, biaya kuliah dan kewajiban untuk menjalani dua kali tes kelulusan dalam setahun.

Perlukah Ikut Ospek?

Gerakan menggencet junior adalah hal lumrah di 99.9% sekolah di Indonesia. Terutama junior yang baru masuk sekolah/kuliah. Biasanya kegiatan perploncoan ini dilegalkan oleh sekolah dibungkus dalam acara berjudul Orientasi Siswa (entah Ospek, entah MOS)

Dimana Menggali Inspirasi?

image courtesy of www.montroselibrary.org Teman-teman blogger pernah bingung mau menulis apa di blog ? Sudah siap dengan alat tulis (laptop,pena, mesin ketik) tapi pikiran terasa hampa, tangan pun kaku. Tidak ada ide tentang apa yang mau ditulis. Pengalaman pribadi pun sudah terlalu sering ditulis sampai-sampai rasanya kurang menarik lagi. Saya pun sering mengalami hal itu.

Multitasking

image courtesy of lifehacker.org Sejak diperkenalkan smartphone pada 2007, semakin banyak orang melakukan beberapa hal sekaligus atau multitasking . Makan sambil nonton TV sekaligus mengecek email . Sering dijumpai pula sekelompok orang minum makan (alias nongkrong) sambil ngobrol DAN bermain social media . Secara umum multitasking bisa diartikan melakukan beberapa hal sekaligus dalam satu waktu. Biasanya orang-orang ber multitasking untuk menghemat waktu. Mereka beralasan dengan multitasking , tenaga, energi, perhatian dan waktu bisa digunakan seefektif mungkin.

Blogwalking (Chapter: 2)

Everyday we start a day with some news. Either via twitter, chit chat, morning news broadcast, or newspaper. Since 2010, I was giving up on newspaper because I rarely read the whole news and its difficult to store obsolete newspaper. I switched to website and blog for some news. Unlike Indonesian newspapers which loaded with political news and its owner agenda (and interest), some site and blog still offer fresh and helpful view for a better world. Well, I can still read newspapers at local library,so I stopped my daily newspaper subscription. Besides, twitter and Google+ could give me faster stream of news at seconds.

Kerja vs Kuliah

Seusai kuliah Strata 1, banyak mahasiswa yang baru lulus memilih untuk kuliah Strata 2 atau Master. Pertimbangannya untuk mendapatkan karir yang lebih baik sesudah lulus S2. Atau ingin berkarir di bidang pendidikan sebagai dosen, yang kualifikasi minimalnya memang S2.

Margareta Astaman : Fresh Graduate Boss

Buku ini dirangkum dari kumpulan curhat Margareta Astaman di margarittta.multiply.com. Berisi 29 cerita Margie selama bekerja dan berkarir di berbagai perusahaan media dan advertising. Suka duka menjalani karir dan pengalaman dengan teman-teman kantor, atasan maupun bawahan diceritakan dengan bahasa yang lugas dan ringan. Dari berbagai cerita di buku ini kita bisa mengenal berbagai suka duka dunia kerja, baik di kantor besar maupun kantor kecil. Mulai dari kesulitan memutuskan tempat berkarir, proses adaptasi, berurusan dengan teman kerja atau suasana kantor yang kurang sesuai, diskriminasi ras atau gender dari lingkungan dan berbagai hal lain.

Mencari Kerja

   Melanjutkan tulisan saya sebelumnya tentang Generasi Muda Gagap Kerja, kali ini saya akan membahas bagaimana meraih pekerjaan yang sesuai bagi kita.       Oke, mungkin setelah lulus anda bermimpi bekerja di perusahaan besar dengan gaji besar, tekanan kerja rendah dan jam kerja pendek. Tapi kenyataannya untuk memperoleh pekerjaan tersebut kemungkinannya sangat kecil. Anda harus pandai, cerdas, dengan IPK lebih dari 3.5, fasih berbahasa inggris atau mandarin, penampilan menarik dengan kulit putih, hidung mancung, tinggi lebih dari 165 cm, fisik kuat dsb. Ketika masuk kerja pun, kita diharuskan untuk belajar macam-macam, dengan beban kerja tinggi dan jam kerja panjang. Sangat jauh dari bayangan awal tentang pekerjaan impian.

dunia dandan

  Jadi fresh graduate ekuivalen dengan pencari kerja. Dan salah satu persyaratan menjadi jobseeker adalah berpenampilan menarik yang bisa diasosiasikan dengan kemampuan berdandan dan mengatur penampilan. Jadi mulai saat itu aku harus bisa berdandan, mempercantik diri atau minimal bisa pake bedak. Padahal selama kuliah aku nyaris tidak pernah berdandan. Paling banter ya pake pelembab, bedak, tabir surya dan lipbalm. Never thought bout lipgloss, mascara, eyeliner, blush on, bahkan foundation atau two way cake saja aku tidak tahu *sigh . Tapi demi kelancaran misiku mencari kerja, aku mulai belajar sedikit-sedikit cara mempercantik diri.Selain itu aku juga harus belajar memadu-padankan pakaian, sepatu, dan tas. Wow!! A very hard work.

Sarapan

  Hari ini ditinggal ortu yang pergi ke wisudaan adikku. Jadinya aku di rumah sendirian aja. Berhubung aku malas masak dan belanja, jadilah aku kabur ke kafe terdekat buat makan. Ya, cuma makan. Lebih tepatnya breakfast. Karena masih berstatus fresh graduates, jadinya aku santai saja keluyuran pagi-pagi.   Kafe yang kudatangi terletak di pusat kota, di dekat alun-alun kota. Untuk menuju kesitu cukup berjalan kaki atau naik kendaraan umum. Kafe ini bersih dan sederhana. Lantainya dari kayu (parket) dan dindingnya dilapisi wallpaper kayu dan kertas juga. Sofanya berwarna merah dan coklat. Mejanya kayu yang dilapisi kaca pada bagian atasnya. di kafe ini disediakan hotspot (free) dan newspaper. Oiya, majalah juga ada.

Nganggur

  Apa yang dikerjakan?? ngapain aja dirumah?? well,itu pertanyaan yang tiap hari menghinggapi kepalaku. Bingung apa yang harus dilakukan. Sebetulnya kalo diurutin banyak hal yang bisa dilakukan kalo sedang berada dirumah. Mulai dari belajar masak (karena aku sama sekali gak bisa masak), belajar bahasa inggris plus ngejar sertifikat TOEFL dan IELTS, baca novel, main ke jogja, ke warnet masukin aplikasi lamaran, dan buanyakkk sekali. Tapi yang paling sering kulakukan justru cuma nonton film di dvd dan baca komik di laptop. Kalo malem kadang maen game.

My first Interview

  Kemarin Selasa, 27 April 2010, aku menghadapi wawancara perdanaku di AXA Financial untuk posisi Agency Manager. Sejujurnya aku agak gugup juga menghadapinya. Jadi buat persiapan aku bertanya kepada teman-teman, mendownload trik wawancara di internet dan membeli blouse baru bergaris-garis untuk menenangkan diri saja :p (jujur, belanja adalah salah satu cara wanita menenangkan diri). Hanya sedikit yang kuketahui tentang AXA, apalagi situs web.nya juga berisi informasi yang minim. Jadi dengan santai dan sedikit serius aku menghadiri wawancara di kantor AXA di hotel Solo Inn.

Fresh Graduate

   Pada tanggal 18 Februari 2010 kemarin akhirnya aku resmi lulus dari Fakultas Pertanian UGM dengan predikat S.P (Sarjana Pertanian). Setelah terkatung-katung selama 6 bulan pasca ujian skripsi alias pendadaran, akhirnya bisa juga aku menerima ijazah dan transkrip nilai dengn IPK sedikit di atas 3 :'( . Dan mulailah duniaku sebagai jobseeker atau pencari kerja atau pengangguran dimulai.