Langsung ke konten utama

Bacaanku (2)

   Beranjak SMA, aku kembali ketagihan membaca komik. Kali ini bukan hanya ceritanya yang kuperhatikan, tapi juga gambarnya. Semakin cantik, tampan, detail, dan hard tone suatu komik, semakin doyan aku. Jawara komik waktu SMA adalah X/1999 by Clamp. Entah kenapa aku benar-benar tergila-gila pada manga satu itu. Mungkin karena sebelumnya ada kartun CardCaptorSakura dari Clamp juga yang diputar di TV. Atau mungkin karena cerita di X tidak biasa juga.
   Dan ternyata tidak hanya aku yang suka, tapi juga teman-teman sma. Kadang aku meminta salah satu dari mereka yang jago menggambar membuatkan sketsa dari salah satu scene di X. Di masa sma ini aku juga menikmati komik-komik jepang lain seperti Samurai Deeper Kyo, Kanata Kara, Suki Dakara Suki, dan ratusan judul komik lain. Tempat persinggahan favoritku adalah rental komik di dekat rumah. Dan hampir setiap hari aku menyewa komik. Untuk sementara novel terlupakan. Paling aku hanya membaca Mario Puzo (The Last Don, i love Cross de Lena), Lord of The Ring, atau Harry Potter yang saat itu baru mulai meledak
    Di masa ini mulai terbit majalah-majalah Olahraga dan Kesehatan. Akibat ledakan hormon estrogen, aku mulai menyukai sepakbola, olahraga dimana 22 orang cowok-cowok ganteng memperebutkan satu bola untuk diceploskan ke gawang lawan. Selain komik, tiap bulan aku menyewa majalah bolavaganza atau majalah2 sepakbola lainnya, yang kebanyakan kulihat gambarnya. Tiap pertandingan Liga Eropa pun rajin kutonton. Majalah kesehatan juga menarik perhatian karena aku ingin hidup sehat walafiat dengan umur panjang sehingga bisa menikmati hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagus Serap Air

    Konsekuensi dari tinggal di kamar kos dekat pohon besar adalah kamar yang lembab. Begitu pula dengan kamar saya. Tepat di depan kamar menjulang pohon mangga. Kaum tetumbuhan setiap malam rajin mengeluarkan karbon dioksida dan uap air sepanjang hari. Tidak heran kamar saya menjadi lembab, rentan jamur, baju dan buku terancam lapuk.     Untuk itulah saya memerlukan desiccants alias penyerap lembab yang dapat menyerap uap air dengan kuat. Saya pun mencoba Bagus Serap Air varian 450 ml sekali pakai. Bahan Aktif yang digunakan ialah butiran kalsium klorida (CaCl). Hasilnya? Dalam waktu 30 hari satu wadah penuh terisi cairan air dan garam yang berasal dari kelembaban di kamar saya.

Teh Tarik

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, minuman bernama teh tarik ini bisa dibilang barang baru. Minuman yang berasal dari campuran teh hitam dengan susu ini baru dikenal awal tahun 200an, saat beberapa restoran menawarkan menu-menu ala negeri jiran, terutama Malaysia dan Singapura. Teh tarik biasa disajikan bersama roti bakar dan wafel di restoran-restoran ini.     Teh tarik sering rancu diartikan sebagai teh susu. Walau benar sebagian, ada perbedaan kecil antara teh tarik dan teh susu. Teh tarik adalah teh susu yang dituang bolak-balik di antara dua gelas besar sehingga menghasilkan cita rasa yang khas. Teh susu yang biasa disajikan di booth-booth berbagai merek teh biasanya hanya teh hitam dicampur susu yang dikocok beberapa saat dengan es batu.

The Last Ship

Sebuah virus yang lebih mematikan dari Ebola dan lebih menular dari SARS menyerang penduduk bumi. Belum ada vaksinnya. Penduduk dunia yang tewas karena virus bertambah dengan cepat dari hari ke hari. Harapan terakhir ada di pundak virolog Dr. Rachel Scott dan awak kapal USS Nathan James. Mereka berjuang mencari vaksin virus tersebut agar dapat segera diberikan kepada orang-orang yang terinfeksi. The Last Ship adalah tontonan yang tepat bagi wanita pencandu ketegangan tapi tidak ingin kehilangan hiburan wajah-wajah tampan. Marinir-marini kapal USS Nathan James adalah gambaran ideal pasukan angkatan laut. Taktis, kuat, gesit, lincah, serba bisa, dan lumayan punya rasa humor. Bagi para wanita, inilah salah satu serial yang memanjakan mata.