Senin, 23 Januari 2012

Madiun Jaya AC

    Kereta api merupakan salah satu moda transportasi favoritku kalau ingin pulang ke Magelang. Alasannya : cepat,nyaman dan murah. Tapi waktu saya pulang kemarin saya mencoba sesuatu yang baru, yaitu naik kereta api bisnis. Kereta bisnis yang dimaksud adalah kereta api Madiun Jaya. Sebenarnya saya tidak sengaja naik kereta bisnis ini karena tarifnya dua kali lipat kereta Prameks. Karena ada perbaikan dan kerusakan di kereta Pramex, maka kereta Madiun Jaya pun difungsikan.
    Tiket yang diberlakukan untuk Madiun Jaya (disingkat Manja) agak berbeda dengan kereta Pramex. Disini diberlakukan nomor gerbong dan tempat duduk. Tetapi karena jumlah penumpangnya sedikit, saya bisa memilih duduk di mana saja asal masih dalam satu gerbong. Tiap gerbong dilengkapi dengan AC (air conditioner) sehingga penumpang tidak kepanasan.

    Jenis kursinya pun berbeda dengan Prameks. Kalau Prameks tempat duduknya memanjang di tepi gerbong dengan bahan plastik yang keras, maka kursi Manja posisinya berhadap-hadapan dengan bahan dasar plastik yang dilapisi jok kulit. Rasanya tentu saja lebih nyaman dan empuk. Karena penumpangnya sedikit, saya bisa memilih tempat duduk yang memungkinkan saya untuk berselonjor. Karena kereta ini adalah kereta bisnis, pegangan tangan untuk penumpang yang berdiri sangat jarang. Paling banyak ada 6 pegangan yang bisa ditemui di dekat pintu keluar/masuk.
    Pegawai yang memeriksa karcis dan menawarkan makanan memakai seragam yang lebih rapi dan resmi. Penampilannya juga lebih necis dan menarik. Mereka berbicara dengan nada yang ramah saat memeriksa karcis atau menawarkan makanan kepada penumpang. 
    Yang paling mencolok adalah kecepatannya. Saya naik Kereta Madiun Jaya AC dari Stasiun Purwosari pukul 10.30 dan pukul 11.05 sudah sampai di stasiun Maguwo (atau Bandara Adisucipto) Yogyakarta. Kereta ini tidak berhenti di stasiun Klaten atau Prambanan layaknya Prameks. Kecepatannya juga lebih tinggi dan stabil. Tidak heran waktu tempuhnya lebih cepat. Saya sendiri nyaris tidak percaya bahwa dalam waktu 35 menit saya sudah sampai tujuan.
    Menurut saya kereta ini cocok buat mereka yang menginginkan kecepatan dan kenyamanan. Harga yang dibayar sebanding dengan pelayanan yang diberikan. Penumpang tidak perlu kesakitan dengan kursi yang keras atau kepanasan di dalam kereta. Kekurangannya adalah jadwal yang tidak menentu. Pastikan setiap awal bulan anda meminta jadwal kereta terbaru di stasiun. Kalau tidak anda bisa ketinggalan kereta.
  

0 komentar: