Kamis, 18 Oktober 2012

Prometheus


           Menurut saya Prometheus ini film nanggung. Bercerita tentang ekspedisi sekelompok manusia dari Weyland Enterprise di tahun 2092 untuk mencari lokasi asal usul mereka. Tahun 2095 mereka sampai di tempat yang diidentifikasi sebagai planet asal manusia.  Prometheus dibintangi oleh Charlize Theron dan Michael Fassbender.

           Mereka mendarat, mencari tempat yang mungkin menunjukkan tanda-tanda kehidupan, ketemu, masuk ke lokasi tersebut, menemukan artifak-artifak aneh, menyelidiki sana-sini,dan terkena bencana badai. Khas Hollywood sekali. Ada 2 orang yang tertinggal dan diserang hewan asli planet tersebut. Yang selamat, salah satunya terinfeksi penyakit aneh. Salah satu malah mengandung spesies asli penduduk planet itu.

            Badai reda, mereka kembali ke situs penggalian, membangunkan penduduk asli, dan dihabisi. Terpaksa menabrakkan diri ke pesawat penduduk asli yang hendak menghancurkan bumi (looks like Armageddon??).  Hanya tersisa satu orang dan satu robot untuk menyelidiki planet itu. Selesai. Sudah
            Film ini saya sebut nanggung karena tidak berceritaq mengenai latar belakang atau asal-usul tokoh-tokoh yang terlibat. Siapa Weyland yang begitu kaya sampai bisa membuat wahana antariksa? Siapa Dr.Shaw? Siapa para awak kapal lainnya? Kenapa mereka memilih mendarat di planet tsb? Kenapa "leluhur" bermaksud menyerang bumi? Apa isi dari tabung-tabung itu sampai mereka bisa menginfeksi manusia? Apa makhluk yang keluar dari mayat leluhur? Sebenarnya apa tujuan David si Robot? Begitu banyak pertanyaan yang tidak terjawab menjadikan film ini terasa menggantung.
            Efek visual yang digunakan tidak terlalu canggih. Desain lokasinya tidak berhasil menampilkan kesan mereka berada di planet lain. Malah terasa mereka sedang bertamasya di Dataran Tinggi Andes.
Mungkin Prometheus dimaksudkan sebagai film semi documenter bergenre science fiction. Tapi dialog-dialong yang ada tidak mencerminkan film sains. Kalau drama, hanya Charlize Theron yang kuat disini. Lainnya, hanya berbicara kosong dan berteriak.
Film ini mungkin bagus sebagai tontonan saja. Walaupun banyak sekali lubang dan kekosongan, acting Charlize Theron patut diacungi jempol

0 komentar: