Rabu, 05 Oktober 2011

Jurassic Park by Michael Crichton

    Ingatkah teman-teman dengan film berjudul Jurassic Park? Film tentang Dinosaurus tersebut merupakan salah satu masterpiece sutradara kawakan Steven Spielberg yang diambil dari buku berjudul sama karangan Michael Crichton. Pengarang yang kini sudah almarhum ini merupakan salah satu novelis science fiction yang karyanya selalu menjadi best seller.
    Buku Michael Crichton berjudul Jurassic Park ini bercerita tentang perjuangan sekelompok ilmuwan bertahan hidup di Pulau yang dipenuhi Dinosaurus. Sebagai sebuah novel science fiction buku ini menyuguhkan detail yang berasal dari jurnal-jurnal penelitian yang diramu dengan imajinasi pengarang yang hebat menghasilkan novel fiksi yang menarik. Dimana lagi kita disuguhi fakta bahwa dinosaurus makan kedelai atau ludah beracun dino setara ular kobra?

    Tokoh-tokoh penting dalam Jurassic Park antara lain Alan Grant (profesor arkeologi peneliti dinosaurus) dan asistennya Dr.Sattler, David Gennaro si pengacara, Ian Malcolm (matematikawan), John Hammond (pengusaha pemilik pulau dan InGen), Tim dan Alex (cucu Hammond) dan Dennis Nedry (progammer).
    Cerita dimulai ketika InGen, perusahaan bioteknologi modern milik John Hammond, kesulitan mendapatkan dana segar. Untuk meyakinkan pemegang saham ia mengundang David Gennaro, pengacara dan wakil pemegang saham, ke Pulau tempat penelitian InGen. Selain Gennaro, Hammond juga mengundang Grant, Sattler, Malcolm, Nedry, dan kedua cucunya, Tim dan Alex.
    Pulau tempat fasilitas InGen berada adalah Isla Nublar yang terletak Costa Rica, dimana hukum bisa dibengkokkan dan pulau-pulau disewakan dengan mudahnya kepada swasta. InGen mengembangkan 24 spesies Dinosaurus di Isla Nublar secara rahasia. Gennaro dan tamu-tamu lainnya yang mengetahui hal tersebut sangat terkejut tapi juga penasaran. Bagaimana bisa?
    Selama bertahun-tahun InGen mengumpulkan batu amber, fosil dan tulang dinosaurus di seluruh dunia. Yang diincar dari batu amber adalah nyamuk yang terperangkap di dalamnya. Diprediksi nyamuk-nyamuk tersebut menyedot darah dinosaurus. Yang perlu dilakukan cukup menyedot darah yang dihisap nyamuk lalu menguraikan kode DNA cairan darah tersebut. Bila proses penguraian itu belum bisa menghasilkan untai DNA utuh maka tulang dinosauruslah solusinya. Tulang-tulang digerus lalu diekstrak DNAnya.
    DNA yang berhasil dikumpulkan lalu diuraikan lagi oleh super komputer dan direkonstruksi ulang menggunakan DNA hewan yang ada saat ini. Hewan yang mereka gunakan adalah amfibi, reptil dan unggas. Setelah DNA selesai direkonstruksi, ia dibagi ke dalam kromosom-kromosom lalu disuntikkan ke rahim reptil (biasanya salamander dan buaya) atau unggas , dan jadilah telur dinosaurus. Telur-telur ini harus diperlakukan dengan hati-hati dan dirawat baik-baik.
    Singkat cerita, Alan dan kawan-kawan dibawa berkeliling Isla Nublar untuk melihat Kebun Binatang Dinosaurus tersebut. Baru separuh perjalanan masalah menghadang. Listrik mati, hujan badai, program pengawasan macet, internet restart, diikuti kaburnya velociraptor dan Tyrannosaurus Rex dari kandangnya. Malcolm patah kaki karena diserang T-rex. Sattler merawat dino yang terluka. Grant dan anak-anak (Alex dan Tim) melarikan diri dari kejaran T-rex.
    Melalui berbagai petualangan menegangkan yang berlangsung dalam hitungan menit, kita disuguhi parade detail bioteknologi, arkeologi, biologi, dan kecanggihan software pemrograman. Setelah melalui jalan yang rumit dan mendebarkan, Grant, Malcolm,Sattler, Alex, Tim dan Gennaro berhasil keluar dari Isla Nublar. 
    Pemerintah Costa Rica yang khawatir keberadaaan Isla Nublar akan membuat industri pariwisatanya hancur memutuskan untuk meledakkan dan menghancurkan pulau itu. Orang-orang yang selamat dibayar mahal untuk tutup mulut.
    Apa daya tarik utama buku ini? Tema yang ditawarkan. Dinosaurus yang lahir kembali di dunia melalui keajaiban teknologi adalah tema yang sangat futuristik. Hal menarik lainnya adalah Teori Chaos yang (dalam buku ini) dipopulerkan oleh Ian Malcolm. Chaos menuturkan bahwa tidak ada satu hal pun yang dapat dikendalikan di dunia ini. Satu kesalahan kecil bisa mengakibatkan rentetan peristiwa mengerikan. 
    Lalu ada perilaku dinosaurus. Walaupun digambarkan sebagai kadal mengerikan, spesies seperti velociraptor dan procompsognathus memiliki kesadaran tinggi dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok besar maupun kecil. Alan Grant yang biasanya berhadapan dengan tulang dinosaurus harus beradaptasi dengan serangan raptor yang buas dan terencana. 
    Kemampuan dinosaurus betina bertransformasi menjadi jantan juga layak diperhatikan. Berkat cuplikan DNA kodok, beberapa dino betina mampu alih kelamin menjadi jantan.
    Selain parade ilmu pengetahuan buku ini sekilas menceritakan gambaran watak tokoh-tokohnya. Hammond yang kekanakan dan egois, Alan Grant yang bijak dan terbuka, Ian yang teoretis dan Tim yang aplikatif. Salut untuk Michael Crichton.

2 komentar: