Rabu, 05 Oktober 2011

Teh Tarik

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, minuman bernama teh tarik ini bisa dibilang barang baru. Minuman yang berasal dari campuran teh hitam dengan susu ini baru dikenal awal tahun 200an, saat beberapa restoran menawarkan menu-menu ala negeri jiran, terutama Malaysia dan Singapura. Teh tarik biasa disajikan bersama roti bakar dan wafel di restoran-restoran ini.
    Teh tarik sering rancu diartikan sebagai teh susu. Walau benar sebagian, ada perbedaan kecil antara teh tarik dan teh susu. Teh tarik adalah teh susu yang dituang bolak-balik di antara dua gelas besar sehingga menghasilkan cita rasa yang khas. Teh susu yang biasa disajikan di booth-booth berbagai merek teh biasanya hanya teh hitam dicampur susu yang dikocok beberapa saat dengan es batu.

     Saat ini kita sering menemui beberapa merek teh tarik instan di supermarket dan warung. Beberapa di antaranya adalah MaxTea, Miwon, Sariwangi, dan Gold Roast. Sariwangi sudah jarang beredar di pertokoan, jadi saya hanya akan mengulas tiga merek lainnya.
     Gold Roast adalah merek teh tarik instan asal Songapura. Dapat ditemukan di bagian makanan impor di supermarket besar. Biasanya dijual dalam satu paket berisi 20 sachet. Rasa tehnya sangat menonjol dan kandungan krimnya tidak membuat eneg. Rasa dan baunya mirip dengan kopis susu Caribbean Nut dari GoodDay.
     MaxTea merupakan merek Teh Tarik instan buatan lokal. Rasa krimnya paling menonjol, sehingga hanya dengan meminumnya kita bisa merasa kenyang. Rasa dan bau tehnya ada walau tidak kuat. Walau demikian tetap terasa bahwa produk ini adalah teh tarik, bukan kopi susu atau milo.
    Teh tarik dari miwon menurut saya berada di antara cita rasa dari Gold Roast dan MaxTea. Rasa teh hitamnya cukup, dan rasa susunya tipis. Hal ini justru membuat Teh Tarik Miwon sebagai produk yang tanggung. Ia tidak memiliki cita rasa khas teh hitam layaknya Gold Roast atau aroma susu bercampur teh ala MaxTea. Rasa Miwon juga tidak bertahan lama di lidah.
     Dari ketiga merek di atas, saya paling menyukai Gold Roast. Cita rasa teh tariknya kuat dan meninggalkan sensasi yang kuat di lidah. Tapi karena Gold Roast hanya bisa diperoleh di supermarket kota besar, saya memilih MaxTea untuk konsumsi harian.
     Teh tarik ini aman diminum bagi penderita maag (tukak lambung) karena tidak mengandung kafein yang dapat menyebabkan maag kambuh. Tapi bagi penderita obesitas sebaiknya menghindari minuman ini karena kandungan susu atau krimernya tinggi.

1 komentar: