Jumat, 30 November 2012

Sphere by Michael Crichton


Sphere adalah salah satu novel karya Michael Crichton yang terbit di tahun 1987. Tema utama yang dipakai adalah psikologi dengan bumbu uraian hukum-hukum matematika, fisika dan keragaman biologis. Cerita utamanya menyangkut konflik antar manusia ketika berada di lingkungan asing, berhadapan dengan teknologi asing dan bagaimana mereka memecahkan masalah dengan emosi dan akal mereka. Bagaimana mereka memperjuangkan kepentingan dan keinginan mereka jauh di bawah laut.
Tokoh utama Sphere adalah Norman Johnson, psikolog berusia 53 tahun, cukup tua untuk ukuran ilmuwan lapangan aktif. Ia dibawa untuk menyelidiki pesawat asing yang jatuh di dasar laut bersama ilmuwan-ilmuwan lain. Dari segi keilmuan,ialah satu-satunya peneliti non-eksak yang ikut penyelidikan. Ilmuwan-ilmuwan lain merupakan scientist, ahli ilmu pasti seperti fisika, matematika, bioloigi, dan kimia. Jauh di dasar laut mereka ditempatkan di wahana khusus dan wajib menyelidiki pesawat asing yang memuat bola perak raksasa yang diperkirakan berasal dari galaksi lain. Konflik dimulai ketika perbedaan-perbedaan pendapat mulai meruncing dan salah satu dari mereka mendapat kekuatan ekstra dari bola perak raksasa.

Melalui tokoh-tokoh utamanya Crichton ingin menceritakan pertentangan antara ilmu psikologi, logika matematika-fisika dan nalar biologis. Walaupun sepertinya tema utama buku ini (sepertinya) psikologi, Crichton memilih untuk tidak bercerita terlalu panjang tentang psikologi. Beberapa bagian bahkan cenderung menonjolkan matematika dan fisika sebagai dasar keilmuan untuk memecahkan masalah.
Ide-ide menarik bertebaran dalam novel ini. Contohnya konsep 3 Dimensi, yaitu bentuk,ruang dan waktu yang bisa dibengkokkan oleh kekuatan gravitasi. Ide lainnya : kemungkinan lubang hitam sebagai mesin waktu, kemampuan manusia untuk bertahan di bawah tekanan dan lingkungan asing yang berubah-ubah, fakta bahwa wanita lebih tahan krisis fisik (tekanan udara, gravitasi) daripada pria, dan beberapa isu ras dan gender seperti kenapa hanya sedikit jumlah wanita ilmuwan dan kenapa orang kulit hitam cenderung sinis pada saat itu. Untuk ukuran tahun 1987, novel ini bisa memotret isu-isu yang muncul saat itu dan menggabungkannya dengan ide-ide futuristik.
Menurut saya, Sphere ini berfungsi sebagai fondasi tumpukan ide dan imajinasi Crichton menuju karya-karya lainya. Kelak konsep gravitasi dan dimensi diceritakan lebih beralur dan menarik di Timeline. Evolusi biologi diceritakan ulang di Congo. Sebagai hiburan, novel ini cukup bagus walaupun penjelasan-penjelasan ilmiah di dalamnya terlalu panjang. Saya sendiri menyukai novel ini J

0 komentar: