Minggu, 01 November 2015

TV Series: Crisis

How far would you go for your children? Kalimat ini adalah tagline yang sempurna untuk serial televisi ini. Bercerita tentang sekelompok teroris yang membajak bus wisata SMA berisi anak-anak tokoh penting dan berpengaruh, menyandera mereka, dan memaksa orangtua mereka membunuh, mencuri, dan menyiksa orang lain dengan imbalan kebebasan putra-putri mereka.

Serial ini sepintas mengungkapkan betapa rasa sayang orang tua kepada putra-putrinya sanggup membuat mereka melakukan apapun. Ada juga pengecualian, seperti sepasang orang tua Chinese yang menghentikan penyebaran virus komputer, walaupun mereka tahu anak mereka pasti terbunuh.
Walaupun seolah-olah ditunjukkan bahwa motif utama kelompok teroris tersebut adalah untuk mengungkapkan skandal CIA, ternyata tujuan mereka hanya mendapat uang dan penghargaan Presiden karena berhasil berpura-pura membebaskan putranya.
Sebenarnya jalan cerita serial ini agak membosankan dan bisa ditebak. Dialognya datar. Aktingnya kurang meyakinkan. Plot twist menarik baru muncul di dua episode terakhir, saat seorang CEO perusahaan farmasi balas menculik putri kepala teroris, tepat saat si teroris menerima penghargaan Presiden. Kehidupan sehari-hari siswa-siswi SMA yang diculik cukup menarik, walau datar. Jarang ada percakapan antar siswa, kebanyakan justru soal romansa.

Saya rekomendasikan untuk menonton serial ini bebarengan dengan kegiatan lain, misalnya mengetik atau bermain Excel. Serial  13 episode ini cukup membosankan. 1,5 dari 5 bintang. 

0 komentar: