Sabtu, 14 September 2013

A Brief History of Time by Stephen Hawkings

Kapankah waktu dimulai? Seperti apakah asal muasal sebenarnya? Kapan sebenarnya waktu dimulai? Saya tidak percaya dongeng dan cerita rakyat, maka pertanyaan-pertanyaan itu kadang bermunculan di benak. Dan Sejarah Singkat Waktu (A Brief History of Time), narasi dari Stephen Hawkings menjawab pertanyaan saya.
 Sejarah Waktu berisi essay fisika tulisan Stephen Hawkings, seorang ahli fisika terkemuka yang masih hidup. Di Sejarah Waktu, ia menjelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan Alam Semesta, antara lain : konsep ruang dan waktu, gravitasi, termodinamika, fisika kuantum, relativitas, dan konsep-konsep lain.
Walau judulnya sepintas tampak “bersahabat” dan beberapa halaman awal mudah dimengerti, tapi Sejarah Waktu sesungguhnya berisi rangkuman hukum fisika, baik teori maupun praktek, yang dijabarkan dengan cara narasi orang pertama. Istilah-istilah yang dipakai agak sulit dimengerti dan perlu bantuan Google untuk dipahami walau sudah diusahakan sesederhana mungkin.
Dibandingkan buku pelajaran SMA, Sejarah Waktu jauh lebih mudah dipahami. Hal-hal yang dulu saya abaikan karena tidak paham maksud dan manfaatnya bisa langsung saya pahami seusai 2 kali membaca Sejarah Waktu.
Dibanding narasi tentang Kimia oleh Robert L. Wolke atau Genetika oleh Matt Ridley, narasi Hawkings terasa kurang membumi. Pemilihan kata-kata dan terjemahannya masih sulit dimengerti pembaca. Bandingkan dengan penjelasan Wolke yang dekat dengan keseharian atau humor segar ala Ridley. Mungkin karena Fisika sendiri masih sulit dipahami sebagian besar pembaca buku dan kurang populer (saat ini), maka pemilihan kosakata bagi essay fisika lebih terbatas dan penerjemahnya kurang terampil.
Untuk memahami Sejarah Waktu, saya anjurkan membaca ulang buku ini 2-3 kali dengan bantuan Wikipedia atau Google saat membaca ulang. Kenapa? Pertama karena konsepnya berbeda dengan Kitab Suci. Kedua karena kebanyakan kita diajari Fisika dengan bahasa yang sangat membosankan saat sekolah. Ketiga, beberapa konsep seperti lubang waktu dan dimensi memang betul-betul baru dan nyaris tidak pernah disinggung.
Sejarah Singkat Waktu adalah buku fisika yang paling banyak dikoleksi rumah tangga Amerika (menurut Time dan NewYorkTimes). Walau sulit dimengerti sekali baca, saya setuju buku ini layak dikoleksi karena menambah wawasan dan perspektif. Dibanding buku pelajaran fisika SMA, Sejarah Waktu juga lebih menarik dibaca dan tidak membosankan. Sesuai dikoleksi dan dijadikan referensi. Kita bisa mendapatkannya di Gramedia seharga 55ribu.
Kalau anda betul-betul awam dengan fisika kosmologi, saya sarankan memulai dari buku Hawking yang lain, yaitu Grand Design. Pemilihan kosakatanya lebih mudah diterima, narasinya lebih sederhana dan penjelasannya memakai kerangka Hukum Newton yang lebih mudah dibayangkan dan dimengerti.

0 komentar: