Kamis, 09 Juli 2015

4 Dimensi Investasi

Menurut John Bogle dalam Common Sense on Mutual Funds, ada 4 dimensi investasi yang perlu diperhatikan investor manapun, yaitu: risiko, return (imbal hasil), biaya, dan waktu. Risiko, return, dan biaya bisa dibayangkan sebagai sebuah kubus. Risiko adalah panjang, return adalah lebar, dan biaya adalah tinggi. Waktu adalah dimensi keempat yang menentukan besar kecilnya kubus tersebut. Semakin lama waktu investasi semakin besar nilai investasi yang  bisa didapat. Semakin lama waktunya, semakin besar kubusnya. Sebaliknya, semakin pendek waktunya, semakin kecil kubusnya.

Mari kita kupas satu per satu. Risiko diletakkan di awal karena terkait dengan kondisi psikologis investor. Jika investor bersedia menerima risiko tinggi, maka ia akan mendapat return tinggi pula. Namun jika ia tipe yang mudah panik, berarti ia tidak dapat menerima risiko tinggi, maka ia harus puas dengan return yang sedang-sedang saja. Jenis pertama disebut investor progresif, yang kedua kerap dipanggil investor konservatif, dan di tengah-tengahnya ada investor moderat.
Dimensi ketiga adalah biaya. Biaya penting karena bisa mengurangi imbal hasil yang didapat. Misal AA adalah investor progresif yang berhasil mendapat return 18% setahun dari reksa dana-reksa dana nya, tapi ia terkena biaya pengelolaan, biaya pencairan, dan biaya lain-lain sebesar 5%, maka ia hanya akan mendapat return 13%, setara dengan return investor moderat.

Sama dengan risiko, waktu juga terkait dengan kondisi psikologis investor. Jika ia tipe yang sabar menumpuk investasi sedikit demi sedikit dalam jangka waktu lama, ia bisa mendapatkan hasil investasi yang besar kelak. Sebaliknya, jika ia cuma punya waktu 2-3 tahun, maka ia sulit menumpuk hasil investasi besar. 

0 komentar: