Rabu, 02 September 2015

Mari Lari by Ninit Yunita

Bosan dengan kisah percintaan? Butuh cerita bertema keluarga? Bacalah Mari Lari. Mari Lari adalah fiksi karya Ninit Yunita yang berkisah tentang ayah-anak yang berusaha memperbaiki hubungan mereka, tentang manusia gagal yang mencoba menata hidupnya dari bawah, dan tentang bagaimana olahrga mempengaruhi keteraturan hidup seseorang.  Di tengah maraknya fiksi cinta remaja dan fiksi agama, Mari Lari berusaha menawarkan cerita keluarga yang dibungkus olahraga lari. Premisnya mungkin klise : messed up human who wants to turn things around, tapi metode penuturannya cukup menarik. Dialog ringan yang dibungkus olahraga dan keluarga berantakan, disela dosis humor yang tepat.

Cerita ringan, sederhana, dan laju penuturan yang cepat membuat Mari Lari terasa seperti cerita pendek. Tidak butuh waktu lama, kurang dari sejam, untuk menamatkannya. Alur cerita linear, terkadang kilas balik, cukup memberi pembaca gambaran dua karakter utamanya, Tio (ayah) dan Rio (anak)

Kelebihan utama novel ini adalah kedalaman pesan moral yang disampaikan. Tepat, menusuk, tanpa menggurui. Daya tahan untuk mengakhiri dan menjalani apa yang sudah dimulai itu penting, dan bisa dilatih. Menyerah itu mudah, tapi merusak diri kita. Dengan daya tahan dan kemampua menjalani hidup, kita terlatih untuk terus maju walau menghadapi kegagalan berulang kali. 3 dari 5 bintang untuk Mari Lari

0 komentar: