Kamis, 03 September 2015

Revenue

image belongs to www.innroad.com
     Secara kasar revenue bisa diartikan sebagai pendapatan perusahaan. Menurut istilah akuntansi, rvenue adalah uang yang diterima dari penjualan barang dan jasa. Revenue kadang disamakan dengan gross margin, yaitu total nilai penjualan dikurangi harga pokok penjualan.
       Revenue ialah salah satu komponen penting dalam menilai kinerja suatu organisasi bisnis. Setinggi apapun penjualan kalau revenuenya tidak mencapai 10% dari penjualan bisa dianggap kegagalan. Semakin rendah revenue, semakin tampak kegagalan manajemen. Semakin tinggi revenue, semakin bagus kinerja manajemen.
      Memang tidak semua manajemen akan dianggap gagal kalau revenuenya rendah. Investor dan jajaran komisaris bisa menoleransi rendahnya revenue bila harga saham perusahaan terus menanjak.
      Kenapa revenue penting? Bukankah semua kewajiban dan pengeluaran yang tercakup dalam harga pokok penjualan sudah terbayar?
      Salah satu tujuan utama berdirinya perusahaan adalah memaksimalkan laba investor. Caranya? Dengan menaikkan harga saham (yang memberi investor capital gain) atau memberi dividen. Revenue erat kaitannya dengan dividen. Semakin tinggi revenue, semakin besar dividen yang mungkin dibayar. Dividen yang besar secara langsung mempengaruhi harga saham.
   Bagaimana perhitungannya revenue bisa jadi dividen? Berikut ilustrasinya.
Penjualan
(HPP)
Revenue (EBITDA)
(Biaya lain-lain)

Net Income
EPS = Net Income/jumlah saham

Dividen = Dividen Pay Out Ratio x EPS
      Dividen Pay Out Ratio untuk BUMN atau perusahaan matang seperti Unilever bisa mencapai 50%. Beberapa perusahaan teknologi seperti Yahoo atau Amazon memang belum bisa membayar dividen, tapi investor dan analis saham melihat potensi besar ke depan dan terus merekomendasikan “beli” untuk kedua saham tersebut.
       Investor pemula bisa langsung melewati revenue dan beralih langsung ke EPS saat membaca laporan keuangan. Sebagian besar aplikasi trading online, terutama versi iPhone dan Android, tidak memasukkan revenue ke menu fundamental report.
       Bagi investor berpengalaman dan analis, revenue sangat penting untuk menaksir seberapa bagus perusahaan mengelola biaya (cost). Semakin rendah revenue (bila dibanding revenue rata-rata industri), semakin payah manajemen mengelola beban perusahaan.

0 komentar: