Kamis, 29 Januari 2015

Bridging The Gap: Mengurangi Ketimpangan, Meluruskan Esensi Pembangunan By Wijayanto Samirin

Menurut Gregory Mankiw, salah satu guru besar ilmu ekonomi, ada 2 hal yang bisa menjadi fokus pembangunan, yaitu efisiensi atau persamaan (egaliter). Negara atau perusahaan tidak bisa memilih keduanya. Egaliter bisa berarti inefisiensi, dan efisiensi berarti tidak ada persamaan beban dan insentif kinerja. Bridging The Gap berusaha menawarkan solusi memeratakan pembangunan ke seluruh Indonesia dari kacamata Wijayanto Samirin, Wakil Rektor Universitas Paramadina. Dalam menulis buku ini, terasa sekali Wija mengambil posisi sebagai politikus yang berusaha menyenangkan semua pihak, bukan ekonom yang berfokus pada beberapa isu penting saja.

Sebagai sebuah buku bertema ekonomi politik, Bridging The Gap, terasa sangat datar, lebih menyerupai pengulangan dari ide-ide yang sudah ada sebelumnya, tidak ada hal baru yang ditawrkan di dalamnya. Solusi-solusi yang ditawarkan terasa sebagai konsep yang melayang di awang-awang, bukan konsep praktis yang bisa diterapkan di dunia nyata. Kualitas tulisannya, caranya menyampaikan ide dalam rangkaian paragraf yang mudah dipahami, masih jauh di bawah kualitas Faisal Basri, Tony Prasetyantono, atau Destry Damayanti.
Namun buku ini bukannya tanpa kelebihan. Ada sejumlah poin sejarah dan praktek ekonomi di masyarakat menengah ke bawah yang menarik disimak. Misalnya praktek blanthik yang menggurita di pasar hewan Indonesia yang menyebabkan harga daging sapi melambung tinggi dan benih sapi langka di pasaran. Atau bagaimana program Bolsa Familia di Brazil berhasil mengentaskan kemiskinan.

Sebagai sebuah bacaan ekonomi super ringan, buku ini cukup layak dibaca kala senggang. Pembahasannya relatif umum dan sering kita temui di editorial koran-koran nasional. Tapi sebagai sebuah buku, Bridging The Gap kurang layak dikoleksi. Masih lebih banyak buku bagus yang layak dikoleksi dan memberi pemahaman lebih baik. 
Bridging The Gap bisa dibeli di berbagai toko buku dengan harga 55-65ribu (tergantung toko bukunya). Dengan tebal 220 halaman, buku ini termasuk ringan dan dapat diselesaikan dengan cepat. Cukup 2 dari 5 bintang. 

0 komentar: