Jumat, 09 Oktober 2015

In A Blue Moon By Ilana Tan

    Cerita romansa memang selalu laku dijual. Apalagi jika melibatkan kota-kota impian semaca Tokyo, London, Berlin, atau New York, plus makanan lezat. Seperti dalam In A Blue Moon, dimana koki mapan sekaligus pemilik restoran Lucas Ford berusaha memenangkan hati Sophie Wilson, gadis yang dijodohkan dengannya oleh kakek Lucas. Sophie jugalah gadis yang acap dirisaknya semasa SMA dulu.
            In A Blue Moon adalah cerita cinta yang manis walau kurang romantis dan nyaris tanpa tragedi atau sarkasme. Alurnya mengalir linear dengan diselingi flashback. Konflik hadir saat ternyata Sophie dan Lucas sama-sama punya opsi pasangan lain di banding satu sama lain saat proses pendekatan. Atau saat mereka bertengkar. Seperti layaknya roman picisan lokal, jalan dan akhir cerita mudah ditebak. Namun karena ini adalah cerita cinta manis dan nyaris tanpa usaha yang diimpikan banyak wanita, toh saya tetap membacanya sampai kalimat terakhir.
             Kelebihan In A Blue Moon, selain cerita yang manis, adalah sampul buku yang ditata sangat menarik, kertas yang tidak silau, dan huruf yang enak dibaca. Ilana Tan berhasil merangkai cerita cinta yang menye-menye, manis, tidak membingungkan, dan mudah diimajinasikan. Tidak direkomendasikan untuk dimiliki, cukup menyewa atau meminjam atau membaca di sofa Gramedia saja. Tiga dari lima bintang. 

0 komentar: