Jumat, 02 Oktober 2015

Memetik Matahari by Agung Adiprasetyo

Jika anda merindukan buku yang membahas manajemen manusia, terutama tema bagaimana mengatur diri sendiri yang ditulis  ringan tapi pesannya mengena, Memetik Matahari patut dijadikan koleksi. Buku ini enteng dibaca dan enteng dibawa kemanapun, tidak sampai 3 jam sudah selesai dibaca. Berbagai tema serius disampaikan dalam judul yang ringan dan mudah dimengerti, seperti Keju Bolong, Ikan Besar Di Kolam Kecil, Percaya Mbah Maridjan,dan lain-lain.
Agak berbeda dengan buku sejenis karya Abun Sanda, Adiprasetyo lebih menekankan tentang cara-cara memperbaiki diri sendiri dan menghadapi masalah saat mengarungi kehidupan. Contoh-contoh konkret yang dihadirkan tetap ada, ±3 contoh tiap bab. Contoh-contoh tersebut menarik dan mudah dihubungkan dengan keseharian kita, walau hanya garis besar dan kurang mendetail.

        Memetik Matahari adalah salah satu buku yang merangsang pembacanya untuk lebih proaktif beraksi dan menata kehidupan. Diharapkan setelah membaca Memetik Matahari, kita tidak hanya berpangku tangan, tapi juga mulai bergerak dan menganalisis kehidupan yang kita jalani saat ini.
Buku saku dengan dimensi 12 x 18 x 1 cm ini bisa dibeli di toko buku terdekat seperti Gramedia atau Social Agency seharga IDR 60ribu. 
           Walau tebalnya 210 halaman, tapi kertasnya ringan, sehingga buku ini sesuai dibaca di kala senggang atau saat menunggu kereta. Walau kertasnya buram, ringan dan tipis bukan berarti tidak ada warna dalam Memetik Matahari. Beberapa halaman menyajikan ilustrasi berwarna dengan lembar yang berwarna-warni untuk menyegarkan pembaca.

         Memetik Matahari adalah jenis buku ringna yang menginspirasi dan tidak menggurui yang bisa dibaca berulang kali tanpa merasa bosan. Sangat direkomendasikan untuk dikoleksi. 4.5 dari 5 bintang untuk Memetik Matahari. 

0 komentar: