Sabtu, 19 Oktober 2013

The Truth about Diamonds by Nicole Richie

        Berlian adalah benda paling berharga di dunia. Tetapi apa yang membuatnya tak ternilai adalah orang yang memberikannya. Mereka bisa menyimbolkan kekayaan, atau hal yang lebih berarti seperti komitmen, keluarga dan cinta. Kau tak akan pernah sempurna seperti berlian. Satu hal yang bisa dilakukan hanyalah mencoba.
        Truth about Diamond adalah novel semi autobiografi yang ditulis Nicole Richie, sosialita Hollywood yang luar biasa mempesona dan kaya. Ia bercerita tentang Chloe Parker, yang di novel ini dikatakan seperti teman karib, sahabat di lingkaran terdekatnya, saat berada dalam fase pencarian jati diri di dunia yang glamor dan berisik.

          Membaca tulisan Nicole tentang Chloe membuat saya justru berpikir bahwa Chloe adalah alter egonya sendiri. Nicole dalam Diamonds lebih seperti Nicole yang sekarang kita kenal, ibu yang penyayang dan istri Joel Madden yang hebat). Sementara Chloe lebih mirip Nicole saat masih remaja : mabuk, teler, sakau, labil dan haus ketenaran.
          Tokoh Chloe Parker seperti mewakili Nicole saat ia masih berada di Simple Life, reality show yang dibintanginya bersama Paris Hilton, sesama sosialita. Tokoh Simone Westlake mencerminkan Paris Hilton. Cerita persahabatan dan perselisihan merek berdua dalam Diamonds mirip saat badai menerpa dalam Simple Life.
          Diamonds bukanlah novel yang istimewa. Ceritanya terlalu biasa, overdosis drama dan kurang realistis. Tapi mungkin memang seperti itulah kehidupan seorang Nicole Richie. Mewah dan glamour, tapi kosong sampai bertemu Joel Madden dan memiliki 2 orang anak.
          Dalam wawancaranya, Nicole Richie mengakui bahwa cerita ini semi fiksi. Tokoh dan plot cerita di dalamnya merupakan campuran antara imajinasinya sendiri ditambah karakter teman-temannya dan kejadian yang menimpa mereka dan dirinya sehari-hari.
          Kalau kita merasa kesepian dan jenuh, ingatlah Diamonds. Tidak ada yang lebih menyedihkan daripada memiliki segalanya kecuali cinta dan keluarga. Tapi begitu memilikinya, kita akan merasa seperti sebuah permata.

0 komentar: