Jumat, 21 Februari 2014

Fair & Lovely: Krim Pencerah Multivitamin

Di tahun 2011 Unilever akhirnya meluncurkan krim pelembab wajah Fair & Lovely untuk pasar Indonesia. Sebelumnya moisturizer ini sangat populer di negara Asia Selatan seperti India dan Bangladesh.
Fair & Lovely dipasarkan dalam 3 kemasan berbeda, yaitu 9 gram, 30 gram dan 80 gram. Kali ini saya berkesempatan mencoba kemasan terkecil, 9 gram, yang bisa didapat seharga 2500 saja.

Fair & Lovely diklaim berkhasiat mengurangi penggelapan kulit, noda kulit, warna kulit tidak merata dan mencerahkan kulit. Bahan aktifnya mencakup Niacinamide, Titanium Dioxida (banyak ditemukan di abu vulkanik gunung berapi), Allantoin dan Alumina.
Kemasan 9 gram bisa dipakai setiap hari selama sebulan. Formulanya mudah menyerap, tidak seperti Pond’s. Sesudah mengoleskan Fair & Lovely di wajah dan dagu, bedak bisa langsung diaplikasikan.
Tidak adanya rincian detil mengenai nilai perlindungannya terhadap sinar matahari membuat saya agak bingung mengenai seberapa lama ia mampu menangkis radiasi sinar matahari. Karena Fair & Lovely sepertinya memang hanya dimaksudkan sebagai pelembab saja, ia tidak mampu menangkis atau menyerap radiasi sinar matahari. Setelah 2 jam pemakaian di luar ruangan dengan bedak yang juga tidak bertabir surya, dahi dan pipi saya terasa panas. Kandungan titanium dioxida Fair & Lovely ini sepertinya terlalu kecil.
Dibanding saudaranya, Pond’s, Fair & Lovely lebih enak di kulit. Tidak ada efek berminyak setelah pemakaian. Namun mengingat krim ini hanya berfungsi sebagai pelembab, disarankan untuk memakai bedak bertabir surya atau tabir surya sekalian setelah memakai Fair & Lovely untuk menghindari radiasi sinar matahari yang berlebihan.



0 komentar: