Senin, 12 Mei 2014

Homestay 101: Panduan Cerdas Ikut Homestay Seru Bermutu

Selain Markplus, rupanya BNI Syariah juga tergoda menerbitkan buku tentang keunggulan bisnis mereka. Homestay 101 adalah kumpulan cerita peserta Homestay Hasanah dari BNI iB Hasanah Card. Buku ini dilengkapi petunjuk-petunjuk travelling di mancanegara dan karya pilihan dari pemenang English Writing Competition iB Hasanah Card.
Dari cerita peserta Homestay Hasanah dan lembaran Panduan Berguna, tidak ada hal yang isitimewa. Panduannya bisa didapat dari Google atau buku-buku Claudia Kaunang dengan lebih mendetail. Cerita dalam jurnal Homestay juga dibuat singkat, sehingga tidak bisa menangkap kesan utuh dari peserta Homestay.

Keistimewaan buku ini barulah terasa saat masuk chapter karya lomba menulis Inggris. Hanya 2 cerita dari kategori dewasa di sini. Sembilan cerita lainnya ditulis anak-anak. Walau belum dwasa, karya mereka sangat bagus dan relatif memukau. Kemampuan grammar dan menulis Inggris mereka pun sangat bagus, lebih bagus dari kemampuan saya. Walau kebanyakan berkisah tentang rutinitas mereka di luar negeri, tapi struktur cerita dan kosa kata mereka sudah bagus dan melimpah. Cerita mereka mampu mengungkap isi hati mereka saat menjalani pertukaran pelajar, homestay, atau kompetisi.
Dibanding dengan buku-buku Markplus, Homestay 101 kalah terkenal. Tidak pernah saya temui buku ini di kantor BNI Syariah. Padahal Homestay 101 bisa menjadi alat ampuh untuk mempromosikan kartu kredit dari BNI Syariah. Dengan mengumbar kebahagiaan peserta Homestay 101, BNI Syariah bisa menawarkan nilai tambah kartu kredit mereka kepada masyarakat yang belum punya kartu kredit atau kepengin berwisata ke Inggris tapi tidak mampu membayar tunai.
Sebagai sebuah alat promosi, Homestay 101 belum berhasil, masih nanggung. Ada baiknya BNI Syariah memberi hadiah buku ini kepada nasbah iB Hasanah Card atau nasabah premium BNI. Siapa tahu mereka tertarik dengan program Homestay Hasanah bagi putra-putri mereka.
Sebagai buku bertema jalan-jalan, Homestay 101 masih kurang menggigit dibanding Studying Abroadnya Windy Ariestanti atau karya sejenis lainnya. Saran-sarannya, walau informatif, terasa sangat biasa. Terutama karena saran perjalanannya hanya mencakup London dan Inggris.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap program Homestay Hasanah, ada baiknya penulis (Juniar Mahameru) dan BNI Syariah mengumpulkan jurnal atau tulisan karya peserta Homestay dan menerbitkannya dalam bentuk buku seukuran komik setebal dua ratusan halaman. Atau mengadakan lomba menulis dalam bahasa Inggris dengan imbalan dimuat dalam antologi cerpen yang akan diterbitkan BNI. Bisa bekerjasama dengan Bobo atau Gadis.

0 komentar: